Upaya Buka Perbatasan Gaza, Persatuan NGO Dunia Islam Gelar Council Member ke-40
Ilustrasi(Dok istimewa )

PERSATUAN menjadi kekuatan yang dibutuhkan umat Islam, sehingga berkumpulnya NGO Dunia Islam di dalam Council Meeting ke-40 menjadi sangat penting, dalam rangka upaya kesatuan kaum Muslimin, membuka perbatasan Gaza untuk bantuan kemanusiaan, memberi kemerdekaan kepada Masjidil Aqsha dan kemerdekaan Palestina.

Hal ini disampaikan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) Oke Setiadi Affendi di dalam pertemuan ke-40 Council Member of UNIW (The Union NGOs of The Islamic World) atau Asosiasi NGO dari Seluruh Dunia. Pertemuan diadakan di Putrajaya, Malaysia, pada 24-27 September 2026.

Oke Setiadi lebih jauh menyampaikan, dalam sejarah dakwah Islam di Indonesia dikenal sebuah nama Maulana Malik Ibrahim yang berasal dari Maroko datang ke Surabaya, Indonesia, dalam tersebarnya kecintaan kepada sesama manusia dan alam semesta, irigasi pertanian dan Dakwah Islam, serta lewat dakwahnya menyadarkan umat untuk bangkit melawan penjajah.

Dan yang menariknya adalah, yang mengirimkan Maulana Malik Ibrahim adalah Kekhalifahan Utsmaniyah yang berada di Turki, yang saat itu berniat membantu wilayah Islam yang berada di Indonesia.

“Dengan jarak yang cukup jauh ke Indonesia, dari sana ada jasa dari Kekhalifahan Utsmaniyah untuk Indonesia dalam melawan penjajah,” cerita Oke Setiadi seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Sabtu (26/9).

Dalam pesan tersebut ada beberapa hal, diantaranya berisi tentang persatuan, kemudian kesejahteraan penduduknya sampai kebangkitan melawan penjajahan.

“Dahulu, kita semua sejahtera karena bersatu dan saling menguatkan,” sebut Oke Setiadi lagi.

Oke Setiadi melanjutkan, termasuk saat Baitul Maqdis dibebaskan Sholahuddin Al Ayubi, ia berhasil terlebih dahulu mempersatukan umat Islam, kemudian Allah takdirkan dapat memberikan kemerdekaan untuk kota Al Quds dan Masjidil Aqsha.

“Semoga dipertemuan ini, menghasilkan upaya dan langkah besar dalam persatuan umat serta disusul dengan membuka perbatasan Gaza untuk memberikan bantuan kemanusiaan, sampai memerdekakan Masjid Al Aqsha dan Palestina,” pungkasnya. (E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *