Kemarau Panjang Picu Gagal Panen, Harga Cabai Rawit di Palu Tembus Rp130 Ribu/Kg
Ilustrasi(MI/M Taufan SP Bustan)

HARGA komoditas cabai rawit di Kota Palu, Sulawesi Tengah, melonjak drastis hingga menyentuh angka Rp130.000 per kilogram. Lonjakan harga yang kian tak terkendali ini dipicu oleh terbatasnya stok di tingkat pedagang akibat merosotnya pasokan dari daerah penghasil.

Pasokan cabai ke pasar-pasar tradisional menyusut drastis setelah sejumlah wilayah sentra pertanian mengalami gagal panen akibat cuaca ekstrem berupa kemarau panjang yang menerjang selama beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan pantauan di Pasar Inpres Manonda Palu, Sabtu (26/9), kenaikan harga cabai rawit ini telah berlangsung bertahap selama dua pekan terakhir. 

Para pedagang mengaku kesulitan mendapatkan pasokan yang cukup untuk memenuhi permintaan konsumen.

H Sudirman, salah seorang pedagang bahan pokok di Pasar Inpres Manonda, mengungkapkan bahwa dalam dua minggu terakhir harga cabai rawit telah mengalami kenaikan sebanyak empat kali secara berturut-turut.

“Sudah mengalami empat kali kenaikan harga,” kata Sudirman saat ditemui di lapaknya, Sabtu (26/9).

Ia menjelaskan, sebelum melonjak tinggi, harga cabai rawit masih berada di kisaran normal Rp45.000 per kilogram. 

Namun, akibat kelangkaan barang, harga bergerak naik drastis menjadi Rp70.000 per kilogram, kemudian melonjak lagi ke Rp95.000 per kilogram, hingga akhirnya menembus Rp130.000 per kilogram.

Menurut Sudirman, fenomena gagal panen yang dialami para petani cabai di daerah penyuplai membuat pasokan masuk ke Pasar Manonda merosot tajam. 

Ketersediaan stok yang minim berbanding terbalik dengan tingginya kebutuhan masyarakat, sehingga harga di tingkat eceran tak terelakkan meroket tajam.

Kondisi ini mulai berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat serta para pelaku usaha kuliner di Kota Palu. 

Sejumlah pedagang dan pembeli berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera turun tangan melakukan intervensi pasar guna menstabilkan harga dan memastikan kelancaran pasokan cabai rawit di pasaran. (TB/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *