
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Sabtu, 26 September 2026.
Berdasarkan pemantauan dinamika atmosfer terkini, Siklon Tropis Surigi diperkirakan berada di Laut Filipina utara Maluku Utara dengan kategori 2 dan kecepatan angin maksimum 55 knot.
Sistem tersebut bergerak ke arah barat laut dan menjauhi wilayah Indonesia.
Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 92W berada di pesisir selatan Thailand dengan kecepatan angin 15 knot dan bergerak ke arah barat laut. Sistem tersebut diperkirakan tidak memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di Indonesia.
Berikut Prakiraan Cuaca Hari ini
Pulau Sumatra
- Hujan Petir: Pekanbaru
- Hujan Ringan: Banda Aceh, Medan, Padang, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung
- Udara Kabur: Palembang, Pangkal Pinang
Pulau Jawa
- Hujan Ringan: Serang, Jakarta, Bandung
- Cerah Berawan/Berawan/Berawan Tebal: Semarang, Surabaya
- Udara Kabur: Yogyakarta
Pulau Bali dan Nusa Tenggara
- Hujan Ringan: Mataram
- Cerah Berawan/Berawan/Berawan Tebal: Denpasar, Kupang
Pulau Kalimantan
- Hujan Ringan: Pontianak, Palangkaraya, Samarinda
- Asap/Kabut: Banjarmasin
- Suhu Udara: hingga 37 derajat Celsius di Banjarmasin
Pulau Sulawesi
- Hujan Sedang: Mamuju
- Hujan Ringan: Palu
- Cerah Berawan/Berawan: Gorontalo, Manado, Kendari, Makassar
Wilayah Maluku dan Papua
- Hujan Ringan: Ternate, Jayawijaya, Jayapura
- Berawan Tebal: Ambon, Merauke
- Udara Kabur: Sorong, Manokwari
Analisis Dinamika Atmosfer
Berdasarkan analisis pemantauan cuaca BMKG, Siklon Tropis Surigi diperkirakan berada di Laut Filipina utara Maluku Utara dengan kategori 2 dan kecepatan angin maksimum 55 knot.
Sistem tersebut bergerak ke arah barat laut dan diperkirakan semakin menjauhi wilayah Indonesia.
Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 92W berada di pesisir selatan Thailand dengan kecepatan angin 15 knot dan bergerak ke arah barat laut. Sistem ini diperkirakan tidak memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di Indonesia.
Sirkulasi siklonik atau pusaran angin juga diperkirakan berada di Cina Selatan dan Selat Makassar. Kondisi tersebut membentuk daerah perlambatan dan pertemuan angin yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah tersebut.
Potensi awan hujan juga perlu diperhatikan bagi pengguna transportasi udara di Samudra Hindia barat Sumatra, Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Selat Malaka, Laut Natuna Utara, Selat Karimata, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Papua, dan Papua Barat.
Pengguna jasa penerbangan diimbau mengikuti informasi terbaru dari pihak bandara dan maskapai.
Peringatan Dini & Kesiapsiagaan
Meskipun kondisi cuaca kering masih mendominasi, BMKG mengingatkan bahwa hujan lebat tetap dapat terjadi secara lokal. Masyarakat juga diminta mewaspadai risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.
Bagi nelayan dan pengguna transportasi laut, angin di wilayah Indonesia pada Sabtu, 26 September 2026, umumnya bertiup dengan kecepatan 5 hingga 25 knot.
BMKG juga mengingatkan potensi gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur.
Masyarakat pesisir diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut karena terdapat potensi banjir rob di pesisir Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan pesisir Kalimantan Tengah.
Masyarakat diimbau menyesuaikan aktivitas dan perjalanan dengan kondisi cuaca serta terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG.
Sumber: BMKG
