Thomas Tuchel Jagokan Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026
Penyerang timnas Inggris Harry Kane.(AFP/Adrian DENNIS)

PELATIH timnas Inggris, Thomas Tuchel, secara terbuka menjagokan Harry Kane untuk memenangkan penghargaan Ballon d’Or 2026. Tuchel menilai performa luar biasa yang ditunjukkan Kane sepanjang musim 2025/2026 telah menempatkan penyerang Bayern Muenchen tersebut sebagai kandidat terkuat pemain terbaik dunia.

Keyakinan Tuchel didasarkan pada statistik impresif Kane yang berhasil membukukan lebih dari 70 gol dalam satu musim. Selain ketajaman individu, Kane juga sukses membawa Bayern Muenchen meraih tiga gelar juara, serta mengantarkan timnya mencapai semifinal Piala Dunia dan Liga Champions.

“Ya. Setelah musim ini dengan lebih dari 70 gol, tiga gelar bersama Bayern Muenchen, semifinal Piala Dunia dan Liga Champions,” ujar Tuchel kepada ITV sebagaimana dikutip dari ESPN, Kamis (24/9).

Evolusi Permainan Harry Kane

Di usianya yang menginjak 33 tahun, Tuchel melihat Kane justru semakin berkembang menjadi pemain yang lebih komplet. Mantan pelatih Chelsea tersebut menyoroti peningkatan level fisik dan kontribusi defensif Kane yang kini jauh lebih aktif saat tim tidak menguasai bola.

“Dia semakin baik dan semakin baik. Saya pikir, dia telah menambahkan level fisik dalam permainannya. Dia sangat berkomitmen melakukan pressing tinggi dan terlibat dalam setiap bagian pertandingan. Baik dalam membangun serangan dari belakang, penyelesaian akhir, membangun permainan di lini tengah, maupun bertahan. Dia memiliki paket yang lengkap,” urai Tuchel.

Jika berhasil membawa pulang bola emas pada edisi 2026, Kane akan mencatatkan sejarah sebagai pemain Inggris pertama yang memenangkan Ballon d’Or sejak Michael Owen pada tahun 2001 silam.

Mengejar Rekor Penampilan Peter Shilton

Selain ambisi Ballon d’Or, Kane juga berada di ambang sejarah bersama The Three Lions. Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Inggris, ia berpeluang menyamai rekor penampilan terbanyak milik Peter Shilton (125 penampilan) jika dimainkan dalam empat pertandingan Nations League pada jeda internasional kali ini.

Ujian terdekat Inggris adalah menghadapi Spanyol di Stadion Wembley pada Minggu (27/9). Laga ini menjadi ajang pembuktian bagi Inggris setelah sebelumnya mereka dikalahkan Spanyol di final Euro 2024, di mana La Roja kemudian melanjutkan dominasinya dengan menjuarai Piala Dunia 2026.

Proyeksi Piala Dunia 2030

Thomas Tuchel menegaskan bahwa usia bukan penghalang bagi Kane untuk tetap menjadi andalan di Piala Dunia 2030 mendatang, saat sang striker berusia 36 tahun. “Usia adalah usia. Itu tidak penting. Yang terpenting adalah kualitas, dan dia masih memiliki perjalanan yang panjang,” tegas Tuchel.

Piala Dunia 2030 sendiri dijadwalkan akan berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Spanyol, Portugal, dan Maroko. Dengan kondisi fisik yang terus terjaga, Kane diprediksi masih akan memimpin lini serang Inggris dalam turnamen akbar tersebut. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *