
PRIORITAS untuk menjaga kesehatan prostat menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia. Walaupun beberapa faktor seperti genetik dan riwayat keluarga berada di luar kendali Anda, kebiasaan sehari-hari, termasuk pola makan, dapat berperan besar dalam mendukung fungsi dan kesehatan prostat.
“Diet mendukung kesehatan prostat tidak hanya dengan membantu mempertahankan berat badan yang sehat, tetapi juga menyediakan serat, antioksidan, dan senyawa tumbuhan yang memengaruhi jalur peradangan,” ungkap Dr. Jason B. Carter, M.D., seorang dokter spesialis urologi terdekat.
5 Makanan untuk Kesehatan Prostat
Meskipun tidak ada satu jenis makanan tunggal yang bisa mencegah gangguan prostat secara mutlak, mengonsumsi makanan kaya nutrisi secara teratur dapat memberikan perlindungan optimal. Berikut lima makanan yang disarankan untuk menjaga kesehatan prostat beserta kebiasaan baik pendukungnya:
1. Kacang-kacangan & Lentil
Kacang-kacangan dan lentil merupakan sumber serat dan protein nabati yang sangat baik. Keduanya bisa menjadi alternatif padat nutrisi untuk menggantikan daging hewan, terutama daging olahan yang berpotensi meningkatkan risiko kanker prostat. Kandungan seratnya yang tinggi juga mendukung kesehatan pencernaan dan metabolisme tubuh.
2. Tomat
Tomat kaya akan zat likopen, yakni antioksidan pigmen merah yang berpengaruh positif pada kesehatan prostat. “Likopen adalah fitokimia (senyawa tumbuhan) yang memengaruhi stres oksidatif, pertumbuhan sel, dan sinyal androgen,” jelas Dr. Carter.
Sebagai informasi, androgen merupakan hormon seks pria, salah satunya adalah testosteron. Tubuh akan lebih mudah menyerap likopen apabila tomat dikonsumsi dalam keadaan dimasak atau dipadukan dengan sumber lemak sehat, seperti minyak zaitun.
3. Buah Beri
Buah beri seperti buah blueberry, blackberry, maupun raspberry sarat akan serat, vitamin, polifenol, dan antosianin. Menurut Dr. Carter, antosianin merupakan senyawa tumbuhan yang memberi warna cerah pada buah dan berkhasiat mengurangi peradangan serta mendukung fungsi sel yang sehat di seluruh tubuh.
4. Sayuran Krusiferus
Sayuran kelompok krusiferus, seperti brokoli, kembang kol, kubis brussel, dan kale, mengandung senyawa bioaktif seperti glukosinolat yang membantu pertahanan alami tubuh terhadap kerusakan sel. Dr. Carter menambahkan bahwa kombinasi unik antara serat dan fitokimia dalam sayuran ini mampu memengaruhi berbagai jalur perlindungan terhadap kanker.
5. Biji-bijian Utuh (Whole Grains)
Biji-bijian utuh seperti oat, jelai (barley), kuinoa, dan beras merah kaya akan serat serta zat antiinflamasi. “Biji-bijian utuh menyediakan serat yang tidak hanya mendukung pencernaan, tetapi juga berperan dalam menjaga berat badan yang sehat dan mengatur gula darah,” kata Dr. Carter. Faktor-faktor tersebut berkaitan erat dengan risiko kanker secara keseluruhan, termasuk kanker prostat.
Langkah Tambahan untuk Mendukung Kesehatan Prostat
Selain menjaga pola makan, Dr. Jason B. Carter membagikan beberapa rekomendasi penting lainnya:
- Pahami Faktor Risiko Pribadi: Usia, riwayat keluarga, dan ras dapat memengaruhi tingkat risiko kanker prostat. Memahami risiko pribadi memudahkan konsultasi pencegahan dengan dokter.
- Skrining PSA: Diskusikan risiko Anda dengan penyedia layanan kesehatan dan pertimbangkan skrining Prostate-Specific Antigen (PSA). Dr. Carter menekankan bahwa hasil pemeriksaan bersifat individual dan harus memperhitungkan faktor risiko masing-masing.
- Jaga Berat Badan dan Tetap Aktif: Olahraga teratur serta menjaga berat badan ideal sangat mendukung kesehatan metabolisme tubuh.
- Perhatikan Perubahan Kebiasaan Buang Air Kecil: Waspadai gejala seperti kesulitan memulai buang air kecil, pancaran urine melemah, sering buang air kecil (terutama di malam hari), rasa tidak tuntas, atau adanya darah dalam urine. Gejala-gejala tersebut perlu dievaluasi oleh dokter.
- Terapkan Kebiasaan Sehat Harian: Batasi konsumsi alkohol berlebih, prioritaskan tidur yang cukup, jaga hidrasi tubuh, serta kelola stres dengan baik.
(Eating Well/Z-2)
