
TIM Search and Rescue (SAR) gabungan kembali mengevakuasi satu jenazah korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Penemuan ini menambah daftar panjang korban yang berhasil ditemukan selama masa perpanjangan operasi SAR menjadi total 127 orang.
Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, mengonfirmasi bahwa korban terbaru berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan pertama kali oleh nelayan pada Selasa (22/9) sore. Penemuan ini segera ditindaklanjuti oleh tim gabungan untuk proses evakuasi dan identifikasi lebih lanjut.
“Korban ditemukan pada koordinat 3°33’6.34″S 111°41’33.69″E dan selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk identifikasi,” ujar Syafii dalam keterangannya, Rabu (23/9).
Berdasarkan data pembaruan hingga Rabu pukul 09.00 WITA, tercatat total manifes KM Virgo Transport 8 berjumlah 243 penumpang. Dari jumlah tersebut, dinamika pencarian menunjukkan angka sebagai berikut:
| Status Penumpang | Jumlah |
|---|---|
| Selamat | 108 Orang |
| Meninggal Dunia (Telah Ditemukan) | 19 Orang |
| Dalam Pencarian | 116 Orang |
| Total Manifes | 243 Orang |
Syafii menegaskan bahwa dengan ditemukannya satu korban tambahan, maka total penumpang yang masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian kini berjumlah 116 orang.
Perluasan Area Pencarian
Guna mengoptimalkan pencarian di masa perpanjangan ini, KN SAR Pacitan telah dikerahkan menuju lokasi kejadian perkara atau last known position (LKP). Kapal tersebut bertolak pada pukul 06.20 WITA dengan membawa 97 personel gabungan yang terdiri dari berbagai unsur terkait.
Selain pengerahan personel, strategi pencarian juga diperkuat dengan pemindahan peralatan teknis. Satu unit perahu karet dan peralatan selam dipindahkan dari TB Jaya Dragon untuk mendukung aksi penyelaman di titik-titik potensial serta penyisiran permukaan laut secara lebih intensif.
Fokus Operasi: Tim SAR gabungan saat ini memprioritaskan penyisiran di sekitar koordinat penemuan terakhir dan memperluas radius pencarian sesuai dengan arah arus laut untuk menemukan 116 korban yang masih hilang.
“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang ada untuk menemukan seluruh korban yang masih hilang,” pungkas Syafii. (Ant/H-4)
