Banyak Jasad Terjebak di Kamar-Kamar KM Virgo Transport 8
ilustrasi(Antara)

Tim penyelam gabungan berhasil menembus akses ke sejumlah kamar penumpang Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. Dalam operasi tersebut, petugas terpaksa memecahkan kaca jendela kamar untuk menjangkau jasad korban yang terjebak di dalam bangkai kapal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, selaku SAR Mission Coordinator, menyatakan bahwa fokus pencarian saat ini diarahkan sepenuhnya pada bagian badan kapal, terutama kompartemen kamar penumpang. Hal ini dilakukan setelah tim menemukan banyak korban yang terperangkap di area tersebut.

“Fokus di sana, memang sudah banyak terlihat penumpang-penumpang yang terjebak di dalam kamar kapal. Tadi beberapa korban sudah dicoba ditarik pakai tali tapi tidak bisa. Sepertinya ada korban terjepit di dalam kapal atau ada kendala lain. Evakuasi akan dilanjutkan besok, semoga lancar,” ujar Putu dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Selasa (22/9) malam.

Operasi ini melibatkan tim penyelam gabungan dari Basarnas Special Group (BSG), Kopaska, Pangkoarmada II TNI AL, PT Jasalindo, serta unsur terkait lainnya. Pada Selasa pagi, tim telah berhasil mengevakuasi tiga korban dalam kondisi meninggal dunia dari dalam bangkai kapal.

Namun, proses evakuasi terhadap jasad lain yang sudah terlihat terpaksa dihentikan sementara pada sore hari. Faktor cuaca, kondisi air yang mulai keruh, serta arus laut yang semakin kencang menjadi kendala utama bagi para penyelam di lapangan.

“Untuk melanjutkan evakuasi, airnya keruh karena faktor arus yang sudah cukup kencang. Akhirnya tim penyelam tidak bisa mengevakuasi korban-korban yang sudah terlihat,” jelas Putu.

Rencananya, operasi SAR hari ke-11 akan dilanjutkan pada Rabu (23/9) pagi. Tim akan menyisir kompartemen kamar tidur penumpang, baik kelas ekonomi maupun eksekutif. Selain itu, petugas mempertimbangkan untuk memeriksa area kendaraan di dalam kapal jika kondisi dinyatakan aman.

“Kendaraan di dalam kapal saling bertindih karena posisi kapal sudah tidak normal. Kalau memungkinkan dan aman pasti akan kita laksanakan. Operasi SAR ini harus tetap mengutamakan keselamatan petugas,” tegasnya.

Berdasarkan data Basarnas hingga Selasa pukul 22.00 WITA, total korban yang telah ditemukan mencapai 126 orang, dengan rincian 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia. Saat ini, masih terdapat 117 korban yang dalam proses pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes Kapal Virgo Transport 8. (Ant/E-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *