Taka One Ok Rock Minta Maaf Usai Dukung Ed Sheeran yang Tuai Kritik
Taka One Ok Rock(Doc One Ok Rock)

VOKALIS band rock asal Jepang One Ok Rock, Taka, menyampaikan permintaan maaf setelah pernyataannya yang menunjukkan dukungan kepada Ed Sheeran menuai kritik dari warganet.

Melalui Instagram Story, Taka menjelaskan bahwa dukungannya kepada Ed Sheeran disampaikan karena dirinya ingin memberikan dukungan kepada seorang teman yang tengah menghadapi situasi sulit.

“Jika saya telah menimbulkan kesalahpahaman, saya minta maaf kepada semuanya. Saya hanya tidak bisa diam ketika melihat seorang teman saya berada dalam situasi seperti itu,” kata Taka dalam unggahannya, dikutip Selasa (22/9/2026).

Dalam unggahan lainnya, Taka menjelaskan sikapnya terhadap konflik yang menjadi latar kontroversi tersebut. Ia mengatakan dirinya menentang perang dan menolak tindakan yang menyebabkan anak-anak maupun warga sipil terluka atau kehilangan nyawa.

Taka juga menyampaikan pandangannya mengenai kebebasan seorang artis dalam menentukan sikap. Menurut dia, seorang artis tidak semestinya dilarang tampil hanya karena menyampaikan pandangan atau sikap pribadinya.

Di sisi lain, Taka mengatakan dirinya juga tidak setuju apabila seorang artis dibatalkan atau dikucilkan hanya karena mengambil keputusan yang berbeda.

“Saya menghormati kebebasan Macklemore untuk menyampaikan pandangan dan sikapnya. Saya juga ingin menghormati hak Ed untuk mengambil keputusan berdasarkan posisi dan tanggung jawabnya sendiri,” ujar Taka.

Taka Sebelumnya Dukung Ed Sheeran

Kontroversi bermula setelah Taka sebelumnya mengunggah foto selfie bersama Ed Sheeran disertai pesan dukungan kepada penyanyi asal Inggris tersebut.

Unggahan itu muncul tak lama setelah Ed Sheeran mendapat kritik karena mencoret Macklemore dari sisa rangkaian tur Loop di Amerika Serikat. Keputusan tersebut menjadi sorotan setelah Macklemore menyampaikan dukungan terhadap Palestina ketika menjadi penampil pembuka dalam konser di MetLife Stadium, New Jersey.

“Ed, itu butuh keberanian. Bagiku kamu adalah contoh. Aku sangat menghormatimu,” tulis Taka dalam unggahannya.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat respons dari sejumlah penggemar dan warganet. Sebagian dari mereka mengaitkan dukungan Taka terhadap Ed dengan kontroversi mengenai Palestina serta keputusan Ed terkait Macklemore.

Beberapa warganet bahkan melontarkan tudingan bahwa Taka mendukung Zionisme dan genosida. Tudingan tersebut disampaikan oleh pengguna media sosial dalam kolom komentar dan tidak merupakan pernyataan resmi dari Taka.

Salah seorang warganet menilai persoalan tersebut bukan sekadar perang dan mengkritik Taka karena memberikan dukungan kepada Ed. Pengguna lainnya menyoroti penggunaan istilah “perang” dalam pernyataan Taka terkait situasi di Gaza.

Kritik juga datang dari penggemar yang menilai sikap Taka tidak sejalan dengan pesan yang selama ini mereka tangkap dari karya One Ok Rock.

Fanbase One Ok Rock Indonesia Batalkan Kerja Sama

Akun fanbase One Ok Rock Indonesia turut menyampaikan sikap terkait kontroversi tersebut.

Melalui pernyataan di media sosial pada Senin (21/9/2026), fanbase tersebut mengungkapkan kekecewaan terhadap pandangan yang disampaikan Taka.

“Bayangkan bagaimana selama ini kami berusaha membantu menyuarakan keadilan dengan menggunakan karya mereka sebagai media. Namun, pada akhirnya, apa yang kami temukan justru terasa berlawanan dengan nilai-nilai yang selama ini kami yakini dan perjuangkan,” tulis fanbase tersebut.

Fanbase One Ok Rock Indonesia kemudian memutuskan membatalkan kerja sama dengan sejumlah acara yang sebelumnya telah direncanakan hingga waktu yang belum ditentukan.

Mereka menyebut keputusan tersebut diambil untuk meminimalkan potensi stigma negatif terhadap pihak-pihak yang selama ini telah bekerja sama dengan mereka.

“Kami berharap situasi ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua dalam menempatkan ekspektasi terhadap sosok yang kita kagumi. Pada akhirnya, kita dapat mencintai sebuah karya tanpa harus kehilangan kemampuan untuk melihat dan menilai sesuatu secara kritis,” kata mereka.

Sejumlah Musisi Mundur dari Tur Ed Sheeran

Kontroversi mengenai Ed Sheeran dan Macklemore sebelumnya juga memicu aksi solidaritas dari sejumlah musisi yang terlibat dalam rangkaian tur Loop Tour.

Finneas, Aaron Rowe, Beoga, dan Lukas Graham dilaporkan mengumumkan pengunduran diri dari tur Sheeran sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore dan rakyat Palestina.

Sementara itu, Macklemore mengumumkan rencana mendonasikan 1 juta dolar AS atau sekitar Rp17,7 miliar yang berasal dari keterlibatannya sebagai penampil dalam rangkaian tur konser Ed Sheeran Loop Tour kepada organisasi yang membantu warga sipil Palestina.

Kontroversi tersebut kemudian berkembang menjadi perdebatan di kalangan penggemar dan pengguna media sosial mengenai kebebasan artis dalam menyampaikan sikap, solidaritas terhadap isu kemanusiaan, serta konsekuensi dari keputusan publik para musisi. (Z-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *