Jambret Perempuan di Semarang, Tiga Pelaku Babak Belur
Ratusan warga masih mengepung puskesmas untuk mencari pelaku yang sedang dirawat.(Dok Polsek Kaliwungu)

AKSI penjambretan yang menyasar seorang perempuan di Dusun Panggang, Desa/Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, berakhir dengan amuk massa. Tiga dari lima pelaku babak belur dihakimi warga, sementara satu sepeda motor matik yang digunakan pelaku hangus dibakar.

Berdasarkan pemantauan pada Sabtu (19/9), sepeda motor matik berwarna merah tampak hanya menyisakan kerangka setelah dibakar warga. Tiga terduga pelaku yang mengalami luka-luka akibat amukan massa kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di kepolisian bersama dua rekan mereka yang sempat melarikan diri.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (18/9) malam tersebut sempat memicu ketegangan di Puskesmas Kaliwungu. Massa yang geram dilaporkan sempat mendatangi fasilitas kesehatan tersebut untuk mencari para pelaku yang sedang dievakuasi petugas.

“Kita langsung evakuasi ketiga pelaku dari Puskesmas dan dibawa ke Polres Semarang untuk mengantisipasi amukan warga setelah mendengar peristiwa penjambretan itu,” ujar Kapolsek Kaliwungu, Iptu Arie Setia Budhi, Sabtu (19/9).

Arie menjelaskan bahwa selain tiga pelaku yang tertangkap di lokasi, polisi juga berhasil meringkus dua pelaku lain yang sempat kabur saat pengejaran. Kelima terduga pelaku yang diketahui masih berusia remaja dan berasal dari daerah Boyolali tersebut kini dalam penanganan petugas.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada Jumat (18/9) sekitar pukul 20.00 WIB. Korban, seorang perempuan berinisial E yang merupakan warga setempat, sedang mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba, ia dipepet oleh dua sepeda motor matik yang dikendarai oleh lima pelaku (satu motor dinaiki dua orang dan motor lain dinaiki tiga orang).

Para pelaku mencoba merampas tas milik korban. Namun, korban secara spontan mempertahankan barang miliknya sambil berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut memancing reaksi cepat puluhan warga di sekitar lokasi yang langsung melakukan pengejaran.

Diduga karena panik melihat massa yang berdatangan, salah satu motor yang dinaiki tiga pelaku menabrak sesuatu hingga terjatuh. Ketiganya langsung ditangkap dan menjadi sasaran kemarahan warga. Polisi yang tiba di lokasi segera mengendalikan situasi dan membawa pelaku ke puskesmas sebelum akhirnya dipindahkan ke Polres Semarang demi keamanan.

“Setelah mengevakuasi tiga pelaku, kami juga langsung memburu dan berhasil menangkap dua terduga lain,” pungkas Arie. (I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *