
PROMOTOR konser “YE Live in Jakarta”, Raw Vision Collective, memproyeksikan pertunjukan musisi asal Amerika Serikat tersebut akan menjadi magnet besar bagi pariwisata ibu kota. Konser yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026 ini diperkirakan mampu menarik ribuan wisatawan mancanegara ke wilayah DKI Jakarta.
Pemimpin Pemasaran dan Komunikasi Raw Vision Collective, Karen Tjahja, mengungkapkan bahwa antusiasme global terhadap penyanyi yang sebelumnya dikenal dengan nama Kanye West ini sangat masif. Hingga saat ini, data menunjukkan tren kunjungan luar negeri yang terus meningkat.
“Lebih dari 15.000 wisatawan mancanegara, yang angkanya masih terus bertambah setiap hari, akan datang ke Jakarta dari berbagai negara,” ujar Karen dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip Sabtu (19/9).
Dominasi Penonton Internasional
Tingginya minat penonton internasional sudah terlihat sejak hari pertama penjualan tiket. Berdasarkan data promotor, sebanyak 52,8% tiket telah terjual kepada penggemar yang berasal dari 73 negara berbeda. Wisatawan asal Australia tercatat sebagai pembeli tiket terbanyak dari luar negeri.
| Kategori Data | Detail Informasi |
|---|---|
| Proyeksi Wisatawan Mancanegara | > 15.000 orang |
| Asal Negara Penonton | 73 Negara |
| Negara Asal Utama | Australia, Malaysia, Singapura, AS, Hong Kong, Jepang, Inggris, Jerman, Vietnam, Selandia Baru |
| Persentase Penjualan Tiket Internasional | 52,8% (Hari Pertama) |
Dukungan Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan rasa bangganya atas terpilihnya Jakarta sebagai lokasi konser YE. Menurutnya, momen ini merupakan kehormatan besar karena Jakarta menjadi representasi tunggal untuk wilayah Asia Tenggara dan Oceania.
“Yang menggembirakan adalah, saya juga kaget, penggemarnya itu dari seluruh dunia. Bahkan terbanyak yang membeli tiket kalau dari luar itu dari Australia,” kata Pramono.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen penuh untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara. Tantangan koordinasi menjadi fokus utama, mengingat pada hari yang sama, Jakarta juga akan menggelar Jakarta Running Festival yang diperkirakan diikuti oleh 35.000 peserta.
“Supaya pengaturannya menjadi baik nanti kami akan koordinasikan,” tegas Pramono.
Selain dampak pada sektor pariwisata, konser ini diharapkan memberikan efek domino ekonomi bagi pelaku usaha kuliner, akomodasi, hingga transportasi di Jakarta. (Ant/Z-1)
