Udara Jakarta Masuk Kategori tak Sehat Pagi Ini
Kualita udara Jakarta(Tangkapan layar IQair)

KUALITAS udara Kota Jakarta tercatat tidak sehat pada Jumat (18/9) pagi ini berdasarkan laman IQAir pukul 5.00 WIB. Masyarakat disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

  

 IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 153 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 59 mikrogram per meter kubik atau 11,8 kali lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

  

  PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga. 

Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.

 

Selain mengenakan masker untuk mengindari paparan udara tak sehat, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, dan menyalakan penyaring udara.

  

Kualitas udara di Jakarta tercatat berada pada urutan kesembilan terburuk se-Indonesia setelah Palembang (339), Pontianak (254), Serpong (203), Jambi (202), Tangerang Selatan (163), Pekanbaru (160), Bandung (159), dan Tangerang (158).

  

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan tantangan pengendalian pencemaran udara di Jakarta semakin kompleks akibat laju urbanisasi, pembangunan kota yang masif, serta dampak perubahan iklim global yang berpadu dengan karakteristik iklim perkotaan. (Ant/H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *