Prime Video Luncurkan Teknologi AI Lip-Sync di Serial Maxton Hall
Cuplikan adegan dari serial Maxton Hall yang tayang di Prime Video.(MI/Dok Prime Video)

PERNAHKAH Anda menonton film dengan sulih suara (dubbing), namun merasa terganggu karena gerakan mulut aktor masih berlanjut meski dialog telah usai? Ketidaksesuaian visual ini sering kali membuat penonton kehilangan momentum dalam cerita.

Menjawab tantangan tersebut, Prime Video resmi memperkenalkan fitur inovatif yang dirancang untuk menciptakan pengalaman menonton yang lebih nyaman dan imersif.

Teknologi terbaru ini menyelaraskan gerakan mulut para aktor dengan audio dubbing yang diisi oleh manusia. Dengan dukungan kecerdasan buatan (AI) dan efek visual (VFX) yang diterapkan secara bertanggung jawab, fitur ini memungkinkan penonton tetap tenggelam dalam narasi tanpa terganggu oleh distorsi visual antara suara dan gerak bibir.

Fitur Lip-sync ini resmi diluncurkan pada Rabu, 9 September 2026, melalui serial Maxton Hall. Sebagai serial Original Internasional yang paling banyak ditonton di Prime Video hingga saat ini, Maxton Hall menjadi proyek percontohan yang ideal untuk teknologi ini.

Saat ini, teknologi Lip-sync untuk musim pertama dan kedua Maxton Hall sudah tersedia secara global dalam bahasa Inggris. Prime Video juga mengonfirmasi bahwa fitur ini akan hadir pada musim ketiga, yang sekaligus menjadi musim penutup drama kampus tersebut.









Detail Informasi Keterangan
Tanggal Peluncuran Fitur 9 September 2026
Judul Konten Perdana Maxton Hall (Musim 1 & 2)
Jadwal Rilis Musim Ketiga 9 Desember 2026
Teknologi yang Digunakan AI dan VFX (Lip-syncing)
Adaptasi Karya Novel “Save Me” karya Mona Kasten (2018)

Inovasi untuk Filmmaker dan Penonton

Raf Soltanovich, Vice President of Technology di Prime Video dan Amazon MGM Studios, menyatakan bahwa inovasi ini bertujuan meningkatkan pengalaman pelanggan dalam menikmati konten global.

“Bagi para filmmaker, kami membantu cerita mereka menjangkau audiens yang lebih luas secara global, dengan tetap berada di bawah pengawasan kreatif untuk memastikan visi artistik mereka tetap terjaga,” ujarnya.

Langkah ini juga mendapat dukungan penuh dari para pemeran dan tim kreatif Maxton Hall yang terlibat erat dalam proses pengembangannya.

Kolaborasi Manusia dan Teknologi

Penting untuk dicatat bahwa kehadiran teknologi AI ini tidak bertujuan menggantikan peran manusia. Voice actor, sutradara dubbing, dan penerjemah tetap memegang peran sentral dalam proses lokalisasi. Justru, teknologi ini menciptakan kebutuhan akan tenaga ahli baru untuk menjaga kualitas hasil akhir, seperti peran QA review dan VFX supervision.

Dengan aksesibilitas yang semakin luas, teknologi ini diharapkan dapat mendorong permintaan terhadap tayangan berbahasa non-Inggris di pasar global, yang pada akhirnya membuka lebih banyak peluang kerja bagi para sineas di seluruh dunia. Prime Video berkomitmen untuk terus mengeksplorasi penerapan AI yang praktis dengan tetap menempatkan kendali kreatif di tangan para filmmaker. (Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *