Usai Resmikan LRT Jakarta Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana, Ini yang Dibahas
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) meresmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (16/9/2026).(Dok Pemprov DKI Jakarta)

PRESIDEN Prabowo Subianto kembali menggelar rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pada Rabu sore (16/9). Sejumlah menteri dan pimpinan lembaga negara dipanggil untuk menghadiri pertemuan tersebut setelah Presiden Prabowo meresmikan rute baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai.

Para pejabat negara mulai berdatangan ke kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 16.00 WIB.

Sejumlah pejabat yang terlihat hadir di antaranya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, serta Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.

Selain itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani juga turut hadir dalam agenda rapat tersebut.

Rapat Bahas Kebutuhan Energi Dalam Negeri

Sebelum memasuki ruang rapat, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan kepada wartawan bahwa pertemuan dengan Presiden Prabowo akan membahas sejumlah kebijakan dan langkah pemerintah untuk memastikan kebutuhan energi di dalam negeri terpenuhi.

“Hari ini kami akan melakukan rapat dengan Bapak Presiden terkait dengan beberapa langkah-langkah dalam rangka memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri kita,” kata Bahlil menjawab pertanyaan wartawan.

Bahlil juga menyebut ada kemungkinan dirinya menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo mengenai rencana pengembangan sekaligus pemanfaatan berbagai potensi energi yang tersedia di dalam negeri.

“Kita akan dorong untuk bahan bakar di atas B50 ya,” kata Bahlil menambahkan.

 Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil ketika menjelaskan agenda pembahasan energi dalam rapat terbatas bersama Presiden.

Zulhas Tunggu Hasil Rapat

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan belum dapat memberikan penjelasan secara lebih rinci sebelum rapat bersama Presiden Prabowo selesai.

Meski demikian, Zulhas tetap menanggapi pertanyaan awak media mengenai perkembangan terbaru terkait ketersediaan sejumlah komoditas pangan strategis di Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa penjelasan lebih lanjut mengenai pembahasan tersebut akan disampaikan setelah mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan. (E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *