
TIGA tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, dan Muhamad Yusuf, bersiap menjalani debut mereka di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Meski berstatus debutan, para pemain muda ini optimistis mampu memberikan performa maksimal berbekal pengalaman turnamen internasional sebelumnya dan sesi latihan khusus di Jepang.
Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah (Ubed) membawa modal kepercayaan diri dari ajang beregu seperti SEA Games, Piala Sudirman, dan Piala Thomas. Alwi menyebutkan bahwa pencapaian di SEA Games menjadi suntikan motivasi penting untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di level Asia.
“Ini Asian Games pertama dan hasil kemarin di SEA Games untuk saya dan Ubed cukup meyakinkan, jadi ada modal bagus,” ujar Alwi dalam keterangan resminya, Rabu (16/9/2026).
Sementara itu, Muhamad Yusuf yang baru pertama kali menembus skuat senior untuk kejuaraan besar mengaku sempat tegang. Namun, dukungan dari para pemain senior membantunya lebih tenang dalam mengelola ekspektasi. Para senior berpesan agar Yusuf menikmati pertandingan dan menganggapnya seperti turnamen individu agar bisa tampil lepas.
Sebagai bagian dari persiapan akhir di Tokyo, ketiga pemain ini mendapatkan kesempatan langka berlatih tanding dengan legenda bulu tangkis Jepang, Kento Momota. Mantan pemain nomor satu dunia tersebut memberikan evaluasi teknis dan masukan berharga, khususnya bagi Ubed, guna mematangkan strategi permainan di lapangan.
Tim bulutangkis Indonesia dijadwalkan bertolak dari Tokyo menuju Nagoya pada Kamis (17/9) pagi untuk memasuki perkampungan atlet. Persaingan cabang bulu tangkis di Ichinomiya City Municipal Gymnasium akan dimulai dengan nomor beregu pada 20-24 September, disusul nomor perorangan pada 25-29 September 2026. (Z-10)
