
PEMBALAP Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mengusung ambisi besar untuk mengembalikan performanya setelah rentetan hasil kurang memuaskan di sejumlah seri balapan terakhir. Pembalap yang akrab disapa “The Bezz” ini bertekad untuk segera bangkit dan melupakan hasil buruk yang ia raih pada balapan terbaru.
Dalam balapan MotoGP San Marino yang digelar di Sirkuit Misano pada Minggu (13/9), Bezzecchi harus menelan pil pahit setelah gagal menyentuh garis finis (DNF). Ia terjatuh di awal lap saat mencoba menaklukkan tikungan ke-13, yang sekaligus mengakhiri perjuangannya lebih awal di hadapan publik sendiri.
Kendala Pengereman di Misano
Bezzecchi mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut dipicu oleh ketidaknyamanan pada sistem pengereman motornya. Masalah ini membuatnya kesulitan menjaga kendali saat melaju dalam kecepatan tinggi, terutama ketika harus mengambil jalur tikungan dengan presisi.
“Aku punya beberapa ketidaknyamanan ketika melaju dengan cepat, jadi ketika aku mengerem, aku tidak menutup garis dengan sempurna, dan sayangnya, aku kehilangan kendali bagian depan,” ungkap Bezzecchi menjelaskan penyebab insiden di Misano.
Kegagalan meraih poin di Misano menjadi pukulan telak bagi pembalap asal Italia tersebut. Ia mengakui bahwa situasi saat ini tidak mudah, namun ia menolak untuk menyerah pada keadaan.
“Ini sulit. Tapi pada akhirnya, kami tidak bisa kembali dalam waktu cepat. Jadi kami akan bekerja keras,” tegasnya sebagaimana dikutip dari laman resmi MotoGP.
Fokus Menuju Spielberg
Tanpa waktu lama untuk meratapi kegagalan, Bezzecchi kini langsung mengalihkan fokusnya ke seri berikutnya di Austria. Sirkuit Red Bull Ring di Spielberg akan menjadi panggung pembuktian bagi The Bezz untuk membuktikan bahwa dirinya masih menjadi penantang gelar yang tangguh.
“Untungnya, kami akan memiliki balapan di Austria segera. Jadi kami akan pulang, mencoba mereset, dan mencoba bekerja di gym, dan pergi ke Spielberg,” imbuh Bezzecchi.
Hasil minor di San Marino membuat posisi Bezzecchi di papan klasemen semakin tertekan. Saat ini, ia tertahan di peringkat ketiga dengan koleksi 241 poin. Ia kini terpaut selisih 33 poin dari Marc Marquez dan Jorge Martin yang memimpin persaingan di puncak klasemen sementara.
Dengan sisa balapan yang ada, MotoGP Austria menjadi momentum krusial bagi Bezzecchi untuk memangkas jarak poin dan menjaga peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia musim ini. (Ant/I-1)
