Bandara Sultan Thaha Dikepung Asap, Penumpang Diminta ke Ruang Tunggu 
General Manager Bandara Sultan Thaha Syaefuddin (STS) Jambi Ardon Marbun(MI/Solmi)

KABUT asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Jambi sepanjang Rabu (16/9) pagi jelang siang mengganggu aktivitas penerbangan pesawat di Bandara Sultan Thaha Syaefuddin (STS) Jambi.

Menurut General Manager Bandara STS Jambi Ardon Marbun, paparan kabut asap yang berasal dari lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut, menyebabkan jarak pandang mata normal (visibility) di kawasan bandara menjelang pukul 10.00 WIB, hanya berkisar antara 650 meter sampai 1.000 meter. 

Ia menjelaskan kondisi kabut asap di Bandara Sultan Thaha Syaefuddin tidak layak untuk penerbangan.

Tutupan kabut asap tersebut menyebabkan keberangkatan dan kedatangan beberapa pesawat tertunda. Bahkan, penumpang yang sudah memasuki pesawat Batik Air dikembalikan ke ruang tunggu pada pukul 06.48 WIB, karena  visibility atau jarak pandang hanya 900 meter. 

Setelah ada celah kabut asap menipis, pesawat Batik Air ID 6807 yang dijadwal take off pukul 06.00 WIB bisa terbang ke Jakarta pada pukul 07.55 WIB.

Begitu juga untuk kedatangan pesawat dari Jakarta yang dijadwal tiba ke Bandara Sultan Thaha Jambi, pada pukul 10.05 WIB dan pukul 10.45 WIB tertunda. (H-4)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *